Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusat tata surya dan planet, komet, asteroid, serta meteroid yang bergerak mengelilingi matahari.Pada zaman Yunani kuno, seorang ahli filsafat bernama Clausius Ptolomeus mengemukakan pendapatnya bahwa bumi adalah pusat dari pada alam semesta. Menurut pandangan ini, matahari, bulan dan planet-planet beredar mengelilingi bumi yang tetap diam sebagai pusatnya. Pandangan geosentris ini 14 abad lamanya dianut orang. Pada waktu itu pengamatan secara kasar orang-orang Yunani telah dapat mengenal 5 buah planet, yaitu : Merkurius, Venus, Mars, Yupiter dan Saturnus.Merkurius dan Venus disebut planet dalam, sedang Mars, Yupiter dan Saturnus yang berada di luar garis edar matahari disebut planet luar.
Menurut Kopernikus bumi adalah planet, dan seperti halnya dengan planet yang lain, beredar mengelilingi matahari sebagai pusatnya (heliosentris). Pandangan Kopernikus ini, didasari oleh adanya hasil pengamatan yang teliti serta dengan perhitungan yang sistematis. Kesemuanya ini berkat bantuan teropong sebagai alat pengamat dan telah berkembangnya matematika dan fisika sebagai sarana penunjang pada masa itu.Setelah adanya teropong dapat diamati planet-planet yang lebih banyak seperti Uranus, Neptunus dan Pluto. Pluto yang merupakan planet terjauh, baru ditemukan pada tahun 1930. Sampai saat ini planet yang telah diketahui ada 10 buah, termasuk bumi dan asteroida atau planetoida.Planet-planet mengelilingi matahari melalui lintasan atau orbit yang bentuknya elips. Dimana matahari berada dalam salah satu titik fokusnya.
A.BAGIAN-BAGIAN TATA SURYA
Tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat dan benda-benda lain seperti planet, satelit, meteor-meteor, komet-komet, debu dan gas antar planet beredar mengelilinginya. Keseluruhan sistem ini bergerak mengelilingi pusat galaksi
1.Matahari
Matahari merupakan anggota tata surya yang paling besar, dimana 98% massa tata surya terkumpul pada matahari. Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari adalah salah satu dari 100 milyar bintang di dalam galaksi. Matahari sebagai pusat tata surya berada pada jarak 30 tahun cahaya dari pusat Bhima Shakti.Matahari kita merupakan dapur raksasa tempat proses ledakan nuklir yang sangat dahsyat pada pusat matahari terjadi ledakan inti Hidrogen menjadi helium, dari proses itu lahirlah panas yang tinggi dipusat matahari Suhu matahari sekitar 3 juta derajat celcius. Panas itu merambat dari bagian dalam kebagian luar bola matahari, dipermukaanya tercatat suhu sekitar 6.000 derajat celcius, panas inilah yang dipancarkan keruang angkasa sehingga akhirnya mencapai permukaan bumi setelah menempuh jarak 149,6 juta km..Dipermukaan matahari juga terdapat fenomena lain yang disebut bintik matahari (sunspots).Bintik matahari adalah bagian permukaan matahari yang suhunya lebih rendah daripada suhu disekitarnya.Lebih-lebih lagi ditengah antara bintik-bintik itu terdapat bagian yang memancar jauh lebih terang bagian yang terang dinamakan flare.Matahari merupakan bintang yang berwarna kuning. Bintang yang ada di jagat raya mempunyai ukuran berbeda-beda ada yang sangat besar, ada yang sedang, dan ada yang sangat kecil ialah bintang betal jusa (betel quese). Capello pada rasi auriga, antares berwarna merah yang kuning bersuhu lebih tinggi daripada yang merah yang lebih panas dari matahari ialah bintang yang berwarna putih seperti bintang sirias pada rasi canin mayor dan vega pada rasi lyra. Bintang yang paling panas yang berwarna kebiru-biruan seperti bintang spica pada rasi virgo dan bintang antares yang terletak dirasi scorpio.
Matahari tersusun dari 4 lapisan yaitu :
1. Inti
Inti merupakan tempat terjadinya reaksi nuklir yang menghasilkan energi yang sangat besar.
Suhunya sekitar 14 juta derajat Kelvin
2. Fotosfer
Fotosfer merupakan bagian permukaan matahari
Ketebalan sekitar 300 km.
Cahaya dari fotosfer inilah yang sampai dan menerangi permukaan bumi.
Suhunya sekitar 6.000 derajat Kelvin
Bagian permukaan fotosfer ada kalanya terjadi semburan material matahari kearah luar yang kemudian jatuh kembali dipermukaan matahari, yang dinamakan prominences.
3. Kromosfer
Kromosfer merupakan atmosfer dalam matahari.
Ketebalan sekitar 2.000 km
Suhunya sekitar 4.500 derajat Kelvin
4. Korona
Korona merupakan atmosfer luar matahari.
Ketebalan sekitar 700.000 km
Suhunya sekitar 1 juta derajat Kelvin
2.Planet Merkurius
Merkurius merupakan planet terkecil dan terdekat dengan matahari. Merkurius tidak mempunyai satelit atau bulan, dan tidak mempunyai hawa. Garis tengahnya 4500 km, lebih besar daripada garis tengah bulan yang hanya 3160 km. Diperkirakan tidak ada kehidupan sama sekali di Merkurius. Merkurius mengadakan rotasi dalam waktu 58,6 hari. Ini berarti panjang siang harinya 28 hari lebih, demikian juga malam harinya. Merkurius mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari.
3.Planet Venus
Planet ini lebih kecil dari bumi. Venus menempati urutan kedua terdekat dengan matahari. Planet ini terkenal dengan bintang kejora yang bersinar terang pada waktu sore atau pagi hari. Rotasi Venus ± 247 hari, dan berevolusi (mengelilingi matahari) selama 225 hari, artinya 1 tahun Venus adalah 225 hari.
4.Planet Bumi
Bumi menempati urutan ketiga terdekat dengan matahari. Ukuran besarnya hampir sama dengan Venus dan bergaris tengah 12.640 km. Jarak antara bumi dengan matahari adalah 149 juga km. Bumi mengadakan rotasi 24 jam, berarti hari bumi = 24 jam.
Gerak rotasi bumi
Gerak bumi berputar pada porosnya disebut rotasi bumi. Arah rotasi bumi sama dengan arah revolusinya, yakni dari barat ke timur. Inilah sebabnya mengapa matahari terbit lebih dulu di Irian Barat dari pada di Jawa. Satu kali rotasi bumi menjalani 3600 yang ditempuh selama 24 jam.
a.Akibat rotasi bumi
1)Adanya gerak semu harian dari matahari
2)Pergantian siang dan malam
3)Penyimpangan arah angin, arus laut
4)Penggelembungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi
5)Timbulnya gaya sentrifugal
6)Adanya dua kali air pasang naik dan pasang surut dalam sehari semalam
7)Perbedaan waktu antara tempat-tempat yang berbeda derajat busurnya
Menurut Kopernikus bumi adalah planet, dan seperti halnya dengan planet yang lain, beredar mengelilingi matahari sebagai pusatnya (heliosentris). Pandangan Kopernikus ini, didasari oleh adanya hasil pengamatan yang teliti serta dengan perhitungan yang sistematis. Kesemuanya ini berkat bantuan teropong sebagai alat pengamat dan telah berkembangnya matematika dan fisika sebagai sarana penunjang pada masa itu.Setelah adanya teropong dapat diamati planet-planet yang lebih banyak seperti Uranus, Neptunus dan Pluto. Pluto yang merupakan planet terjauh, baru ditemukan pada tahun 1930. Sampai saat ini planet yang telah diketahui ada 10 buah, termasuk bumi dan asteroida atau planetoida.Planet-planet mengelilingi matahari melalui lintasan atau orbit yang bentuknya elips. Dimana matahari berada dalam salah satu titik fokusnya.
A.BAGIAN-BAGIAN TATA SURYA
Tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat dan benda-benda lain seperti planet, satelit, meteor-meteor, komet-komet, debu dan gas antar planet beredar mengelilinginya. Keseluruhan sistem ini bergerak mengelilingi pusat galaksi
1.Matahari
Matahari merupakan anggota tata surya yang paling besar, dimana 98% massa tata surya terkumpul pada matahari. Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari adalah salah satu dari 100 milyar bintang di dalam galaksi. Matahari sebagai pusat tata surya berada pada jarak 30 tahun cahaya dari pusat Bhima Shakti.Matahari kita merupakan dapur raksasa tempat proses ledakan nuklir yang sangat dahsyat pada pusat matahari terjadi ledakan inti Hidrogen menjadi helium, dari proses itu lahirlah panas yang tinggi dipusat matahari Suhu matahari sekitar 3 juta derajat celcius. Panas itu merambat dari bagian dalam kebagian luar bola matahari, dipermukaanya tercatat suhu sekitar 6.000 derajat celcius, panas inilah yang dipancarkan keruang angkasa sehingga akhirnya mencapai permukaan bumi setelah menempuh jarak 149,6 juta km..Dipermukaan matahari juga terdapat fenomena lain yang disebut bintik matahari (sunspots).Bintik matahari adalah bagian permukaan matahari yang suhunya lebih rendah daripada suhu disekitarnya.Lebih-lebih lagi ditengah antara bintik-bintik itu terdapat bagian yang memancar jauh lebih terang bagian yang terang dinamakan flare.Matahari merupakan bintang yang berwarna kuning. Bintang yang ada di jagat raya mempunyai ukuran berbeda-beda ada yang sangat besar, ada yang sedang, dan ada yang sangat kecil ialah bintang betal jusa (betel quese). Capello pada rasi auriga, antares berwarna merah yang kuning bersuhu lebih tinggi daripada yang merah yang lebih panas dari matahari ialah bintang yang berwarna putih seperti bintang sirias pada rasi canin mayor dan vega pada rasi lyra. Bintang yang paling panas yang berwarna kebiru-biruan seperti bintang spica pada rasi virgo dan bintang antares yang terletak dirasi scorpio.
Matahari tersusun dari 4 lapisan yaitu :
1. Inti
Inti merupakan tempat terjadinya reaksi nuklir yang menghasilkan energi yang sangat besar.
Suhunya sekitar 14 juta derajat Kelvin
2. Fotosfer
Fotosfer merupakan bagian permukaan matahari
Ketebalan sekitar 300 km.
Cahaya dari fotosfer inilah yang sampai dan menerangi permukaan bumi.
Suhunya sekitar 6.000 derajat Kelvin
Bagian permukaan fotosfer ada kalanya terjadi semburan material matahari kearah luar yang kemudian jatuh kembali dipermukaan matahari, yang dinamakan prominences.
3. Kromosfer
Kromosfer merupakan atmosfer dalam matahari.
Ketebalan sekitar 2.000 km
Suhunya sekitar 4.500 derajat Kelvin
4. Korona
Korona merupakan atmosfer luar matahari.
Ketebalan sekitar 700.000 km
Suhunya sekitar 1 juta derajat Kelvin
2.Planet Merkurius
Merkurius merupakan planet terkecil dan terdekat dengan matahari. Merkurius tidak mempunyai satelit atau bulan, dan tidak mempunyai hawa. Garis tengahnya 4500 km, lebih besar daripada garis tengah bulan yang hanya 3160 km. Diperkirakan tidak ada kehidupan sama sekali di Merkurius. Merkurius mengadakan rotasi dalam waktu 58,6 hari. Ini berarti panjang siang harinya 28 hari lebih, demikian juga malam harinya. Merkurius mengelilingi matahari dalam waktu 88 hari.
3.Planet Venus
Planet ini lebih kecil dari bumi. Venus menempati urutan kedua terdekat dengan matahari. Planet ini terkenal dengan bintang kejora yang bersinar terang pada waktu sore atau pagi hari. Rotasi Venus ± 247 hari, dan berevolusi (mengelilingi matahari) selama 225 hari, artinya 1 tahun Venus adalah 225 hari.
4.Planet Bumi
Bumi menempati urutan ketiga terdekat dengan matahari. Ukuran besarnya hampir sama dengan Venus dan bergaris tengah 12.640 km. Jarak antara bumi dengan matahari adalah 149 juga km. Bumi mengadakan rotasi 24 jam, berarti hari bumi = 24 jam.
Gerak rotasi bumi
Gerak bumi berputar pada porosnya disebut rotasi bumi. Arah rotasi bumi sama dengan arah revolusinya, yakni dari barat ke timur. Inilah sebabnya mengapa matahari terbit lebih dulu di Irian Barat dari pada di Jawa. Satu kali rotasi bumi menjalani 3600 yang ditempuh selama 24 jam.
a.Akibat rotasi bumi
1)Adanya gerak semu harian dari matahari
2)Pergantian siang dan malam
3)Penyimpangan arah angin, arus laut
4)Penggelembungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi
5)Timbulnya gaya sentrifugal
6)Adanya dua kali air pasang naik dan pasang surut dalam sehari semalam
7)Perbedaan waktu antara tempat-tempat yang berbeda derajat busurnya
b.Gerak revolusi dari bumi
Selama mengedari matahari ternyata sumbu bumi miring dengan arah yang sama terhadap bidang ekliptika. Kemiringan sumbu bumi ini besarnya 23 ½0 terhadap bidang ekliptika tersebut. Akibat dari revolusi bumi ialah :
Akibat dari revolusi bumi adalah :
1)Pergantian empat musim
2)Perubahan lamanya siang dan malam
3)Terlihatnya rasi (konstelasi) bintang yang beredar dari bulan ke bulan
Lintasan bumi dalam revolusinya terhadap matahari disebut orbit.
Gaya gravitasi terrestrial dari bumi
Bumi kita ini mempunyai gaya gerak atau gaya berat. Gaya tarik bumi ini dinamakan gaya gravitasi terrestrial bumi. Benda di bumi ini memiliki bobot karena pengaruh gaya gravitasi tersebut. Gaya gravitasi terrestrial inilah yang menahan semua materi yang ada di bumi serta atmosfernya hingga tidak hilang melayang ke alam semesta.
Selama mengedari matahari ternyata sumbu bumi miring dengan arah yang sama terhadap bidang ekliptika. Kemiringan sumbu bumi ini besarnya 23 ½0 terhadap bidang ekliptika tersebut. Akibat dari revolusi bumi ialah :
Akibat dari revolusi bumi adalah :
1)Pergantian empat musim
2)Perubahan lamanya siang dan malam
3)Terlihatnya rasi (konstelasi) bintang yang beredar dari bulan ke bulan
Lintasan bumi dalam revolusinya terhadap matahari disebut orbit.
Gaya gravitasi terrestrial dari bumi
Bumi kita ini mempunyai gaya gerak atau gaya berat. Gaya tarik bumi ini dinamakan gaya gravitasi terrestrial bumi. Benda di bumi ini memiliki bobot karena pengaruh gaya gravitasi tersebut. Gaya gravitasi terrestrial inilah yang menahan semua materi yang ada di bumi serta atmosfernya hingga tidak hilang melayang ke alam semesta.
c.Waktu
Kita telah mengenal waktu satu hari satu malam yang lamanya 24 jam. Waktu 24 jam ini adalah sehari semalam solar (matahari) berdasarkan gerak semu matahari dalam membuat satu revolusi lengkap.
Kita telah mengenal waktu satu hari satu malam yang lamanya 24 jam. Waktu 24 jam ini adalah sehari semalam solar (matahari) berdasarkan gerak semu matahari dalam membuat satu revolusi lengkap.
5.Planet Mars
Planet ini berwarna kemerah-merahan yang diduga tanahnya mengandung banyak besi oksigen, hingga kalau oksigen masih ada jumlahnya sangat sedikit. Pada permukaan planet ini didapatkan warna-warna hijau, biru dan sawo matang yang selalu berubah sepanjang masa tahun. Mars mempunyai dua satelit atau bulan yaitu phobus dan daimus.
Jarak planet mars dengan matahari ialah 226,48 juga km. Garis tengahnya adalah 6272 km dan revolusinya 1,9 tahun. Rotasinya 24 jam 37 menit. Berdasarkan data yang dikirim oleh satelit Mariner IV di Mars tidak ada oksigen, hampir tidak ada air, sedangkan kutub es yang diperkirakan mengandung banyak air itu tak lebih merupakan lapisan salju yang sangat tipis.
Planet ini berwarna kemerah-merahan yang diduga tanahnya mengandung banyak besi oksigen, hingga kalau oksigen masih ada jumlahnya sangat sedikit. Pada permukaan planet ini didapatkan warna-warna hijau, biru dan sawo matang yang selalu berubah sepanjang masa tahun. Mars mempunyai dua satelit atau bulan yaitu phobus dan daimus.
Jarak planet mars dengan matahari ialah 226,48 juga km. Garis tengahnya adalah 6272 km dan revolusinya 1,9 tahun. Rotasinya 24 jam 37 menit. Berdasarkan data yang dikirim oleh satelit Mariner IV di Mars tidak ada oksigen, hampir tidak ada air, sedangkan kutub es yang diperkirakan mengandung banyak air itu tak lebih merupakan lapisan salju yang sangat tipis.
6.Planet Yupiter
Yupiter merupakan planet terbesar. Berdasarkan analisis spektroskopis planet ini mengandung gas metana dan amoniak banyak, serta mengandung gas hidrogen. Yupiter mempunyai kurang lebih 14 satelit atau bulan. Planet Yupiter bergaris tengah 138.560 km, rotasinya cepat yaitu 10 jam. Oleh karena gaya gravitasinya yang sangat kuat, Yupiter mempunyai 12 satelit (bulan) dan 3 darinya beredar berlawanan arah dengan 9 lainnya.
Yupiter merupakan planet terbesar. Berdasarkan analisis spektroskopis planet ini mengandung gas metana dan amoniak banyak, serta mengandung gas hidrogen. Yupiter mempunyai kurang lebih 14 satelit atau bulan. Planet Yupiter bergaris tengah 138.560 km, rotasinya cepat yaitu 10 jam. Oleh karena gaya gravitasinya yang sangat kuat, Yupiter mempunyai 12 satelit (bulan) dan 3 darinya beredar berlawanan arah dengan 9 lainnya.
7.Planet Saturnus
Saturnus mempunyai massa jenis yang sangat lebih kecil dari pada air yaitu 0,75 g/cm3, sehingga akan terapung di air. Ternyata planet ini berupa gas yang terdiri dari metana dan amoniak dengan suhu rata-rata 103 0C. Saturnus mempunyai 10 satelit dan diantaranya yang terbesar disebut Titan, yang lain disebut Phoebe yang bergerak berlawanan arah dengan 9 satelit lainnya.
Saturnus mempunyai massa jenis yang sangat lebih kecil dari pada air yaitu 0,75 g/cm3, sehingga akan terapung di air. Ternyata planet ini berupa gas yang terdiri dari metana dan amoniak dengan suhu rata-rata 103 0C. Saturnus mempunyai 10 satelit dan diantaranya yang terbesar disebut Titan, yang lain disebut Phoebe yang bergerak berlawanan arah dengan 9 satelit lainnya.
8.Planet Uranus
Uranus memiliki 5 satelit. Berbeda dengan planet yang lain, Uranus arah gerak rotasinya dari timur ke barat. Jarak ke matahari adalah 2860 juta km dan mengelilingi matahari dalam waktu 84 tahun. Rotasinya 10 jam 47 detik. Besar Uranus kurang dari setengah Saturnus, bergaris tengah 50.560 km. Berdasarkan pengamatan pesawat VOYAGER pada bulan Januari 1986 Uranus memiliki 14 buah satelit.
Uranus memiliki 5 satelit. Berbeda dengan planet yang lain, Uranus arah gerak rotasinya dari timur ke barat. Jarak ke matahari adalah 2860 juta km dan mengelilingi matahari dalam waktu 84 tahun. Rotasinya 10 jam 47 detik. Besar Uranus kurang dari setengah Saturnus, bergaris tengah 50.560 km. Berdasarkan pengamatan pesawat VOYAGER pada bulan Januari 1986 Uranus memiliki 14 buah satelit.
9.Planet Neptunus
Neptunus mempunyai dua satelit, satu diantaranya disebut Triton. Satelit Triton beredar berlawanan arah dengan gerak rotasi Neptunus. Jarak ke matahari 44790 km, mengelilingi matahari dalam 165 tahun sekali seputar.
Neptunus mempunyai dua satelit, satu diantaranya disebut Triton. Satelit Triton beredar berlawanan arah dengan gerak rotasi Neptunus. Jarak ke matahari 44790 km, mengelilingi matahari dalam 165 tahun sekali seputar.
10.Planet Pluto
Pluto merupakan planet terjauh dari matahari, planet ini baru diketahui pada tahun 1930. Pluto disebut juga sebagai Transneptunus, karena ada dugaan planet ini merupakan bagian satelit Neptunus yang terlepas.
Pluto merupakan planet terjauh dari matahari, planet ini baru diketahui pada tahun 1930. Pluto disebut juga sebagai Transneptunus, karena ada dugaan planet ini merupakan bagian satelit Neptunus yang terlepas.
B.BENDA-BENDA LAIN DALAM TATA SURYA
1.Planetoida atau Asteroida
Pada tahun 1801, Piazzi seorang astronom bangsa Itali menemukan benda langit yang berdiameter ± 900 km beredar mengelilingi matahari. Benda-benda itu mengorbit mengelilingi matahari pada jarak antara Mars dan Yupiter. Benda-benda langit itu disebut planetoida atau “bukan planet” untuk membedakan dengan planet utama yang telah disebutkan.
Pada tahun 1801, Piazzi seorang astronom bangsa Itali menemukan benda langit yang berdiameter ± 900 km beredar mengelilingi matahari. Benda-benda itu mengorbit mengelilingi matahari pada jarak antara Mars dan Yupiter. Benda-benda langit itu disebut planetoida atau “bukan planet” untuk membedakan dengan planet utama yang telah disebutkan.
2.Komet atau Bintang Berekor
Komet sebenarnya merupakan kumpulan bongkah batu yang diselubungi oleh kabut gas. Cahaya matahari yang mengenai komet sebagian dipantulkan, sedang lainnya berupa sinar ultra violet akan terjadi eksitasi pada gas yang menyelubungi komet. Akibatnya akan terjadi resonansi atau fluorescensi, dan gas yang berpendar memancarkan cahaya.
Disebabkan tekanan dari matahari, gas pendar ini akan terdorong menjauhi matahari, dan terbentuklah ekor komet.
Komet sebenarnya merupakan kumpulan bongkah batu yang diselubungi oleh kabut gas. Cahaya matahari yang mengenai komet sebagian dipantulkan, sedang lainnya berupa sinar ultra violet akan terjadi eksitasi pada gas yang menyelubungi komet. Akibatnya akan terjadi resonansi atau fluorescensi, dan gas yang berpendar memancarkan cahaya.
Disebabkan tekanan dari matahari, gas pendar ini akan terdorong menjauhi matahari, dan terbentuklah ekor komet.
3.Meteor atau Bintang Jatuh
Meteor bukan tergolong bintang, karena meteor merupakan anggota tata surya. Meteor berupa batu-batu kecil yang berdiameter antara 0,2 sampai 0,5 mm dan massanya tidak lebih dari 1 gram.
Gerak meteor yang pijar ini biasanya disebut bintang jatuh. Jadi suatu meteor akan nampak jika memasuki atmosfer bumi. Dan karena suhunya yang tinggi meteor itu sendiri akan hancur sebelum sampai ke permukaan bumi.
Meteor bukan tergolong bintang, karena meteor merupakan anggota tata surya. Meteor berupa batu-batu kecil yang berdiameter antara 0,2 sampai 0,5 mm dan massanya tidak lebih dari 1 gram.
Gerak meteor yang pijar ini biasanya disebut bintang jatuh. Jadi suatu meteor akan nampak jika memasuki atmosfer bumi. Dan karena suhunya yang tinggi meteor itu sendiri akan hancur sebelum sampai ke permukaan bumi.
4.Satelit
Satelit merupakan pengiring planet. Satelit beredar mengelilingi planet, dan bersama-sama beredar mengelilingi matahari. Peredaran satelit mengelilingi planet disebut gerak revolusi satelit. Planet yang diketahui tidak mempunyai satelit adalah Merkurius, Venus dan mungkin juga Pluto.
Bula Bulan adalah satu-satunya satelit dari planet bumi. Kala rotasi bulan adalah satu hari, sedangkan kala revolusinya satu bulan.
Satelit merupakan pengiring planet. Satelit beredar mengelilingi planet, dan bersama-sama beredar mengelilingi matahari. Peredaran satelit mengelilingi planet disebut gerak revolusi satelit. Planet yang diketahui tidak mempunyai satelit adalah Merkurius, Venus dan mungkin juga Pluto.
Bula Bulan adalah satu-satunya satelit dari planet bumi. Kala rotasi bulan adalah satu hari, sedangkan kala revolusinya satu bulan.
0 Komentar