1. Melakukan Operasi Perkalian
Di kelas-kelas sebelumnya kita menghitung perkalian dengan penjumlahan yang berulang. Mari kita ingat kembali masalah perkalian.
Ema mempunyai 4 kaleng permen pem-berian paman. Setelah dibuka satu kaleng
ternyata berisi 21 permen. Menurut Paman, semua kaleng isinya sama. Berapa anyak-
nya permen Ema pemberian paman?
Banyaknya permen Ema dapat kita cari dengan perkalian
bilangan 4 × 21.
1. Dengan definisi perkalian sebagai penjumlahan yang berulang, maka bentuk perkalian tersebut dapat kita tuliskan:
4 × 21 = 21 + 21 + 21 + 21 = 84
2. Dengan perkalian langsung dapat kita tuliskan 4 × 21 = 21 × 4 (sifat komutatif perkalian).
21 × 4 = 84
3. Dengan perkalian bersusun dapat kita tuliskan:
Cara susun pertama disebut cara susun pendek. Sedangkan cara susun kedua disebut cara susun panjang.
Cara susun 1 Cara susun 2
21
4
––– ×
84
21
4
––– ×
4
80
––– +
84
Dari ketiga cara perkalian di atas, kalian peroleh hasil yang sama. Jadi, banyaknya permen Ema pemberian Paman adalah 84 permen.
2. Melakukan Operasi Pembagian
Pada kelas-kelas sebelumnya, kalian mengenal pembagian sebagai pengurangan yang berulang oleh bilangan pembagi terhadap bilangan yang dibagi.
a. Bagaimana cara membagi bilangan 20 dengan 5?
Mari kita kurangi secara berulang.
20 – 5 = 15
15 – 5 = 10
10 – 5 = 5
5 – 5 = 0
Berapa kali pengurangan dilakukan? Berapa hasil akhir pengu-rangan berulang tersebut? Dalam operasi pembagian dituliskan:
20 : 5 = 4
Pembagian tersebut dinamakan pembagian tanpa sisa.
b. Bandingkan dengan pembagian bilangan 20 oleh bilangan 6 berikut ini.
20 – 6 = 14
14 – 6 = 8
8 – 6 = 2
Berapa kali pengurangan dilakukan? Berapa hasil akhir pengu- rangan berulang tersebut? Dalam operasi pembagian dituliskan:
Pembagian tersebut dinamakan pembagian bersisa. Hasil pembagian bersisa kita tuliskan sebagai berikut.
20 : 6 = 3 (sisa 2) =
2
3 ––– =
6
1
3 –––
3
Bentuk tersebut dinamakan pecahan campuran.
0 Komentar