Terbaru

6/recent/ticker-posts

Materi Matematika Kelas IV SD: Konsep KPK dan FPB

Kelipatan suatu bilangan adalah himpunan bilangan-bilangan asli yang habis oleh bilangan tersebut. Misalnya himpunan 3 adalah {3, 6, 9, 12, 15...} himpunan kelipatan dari 5 adalah {5, 10, 15, 20, . . . } kelipatan persekutuan adalah himpunan irisan dari himpunan-himpunan kelipatan. Misalnya dari himpunan kelipatan persekutuan 3 dan 5 adalah {5,15, . . .} dari himpunan itu anggota terkecilnya adalah 5, maka kelipatan persekutuan terkecil (KPK) adalah anggota terkecil dari himpunan kelipatan persekutuan. Faktor suatu bilangan adalah himpunan bilangan-bilangan yang habis membagi bilangan tersebut. Misalnya himpunan faktor 12 adalah {1, 2, 3, 4, 6, 12} himpunan faktor 18 adalah {1, 2, 3, 6, 9, 18}. Faktor persekutuan dari 12 dan 18 adalah irisan dari himpunan faktor 12 dan 18 yaitu 1, 2, 3, 6 dimana 6 adalah faktor persekutuan terbesar (FPB). Dalam menentukan FPB dan KPK bilangan-bilangan besar dapat dengan menguraikan faktor-faktor primanya. Misalnya faktor prima dari 12 adalah 2 dan 3 karena 12 = 2 x 2 x 3, sedangkan faktor prima dari 18 adalah 2 dan 3 karena 18 = 2 x 3 x 3 KPK dapat dihitung dari 2 x 2 x 3 x 3 = 36 dan FPB dihitung dari 3 x 2 = 6, dalam penentuan FPB dan KPK untuk mencari faktor-faktor primanya bisa dengan  pohon faktor maupun tabel matriks.
              KPK adalah kelipatan persekutuan dari dua bilangan yang nilainya paling kecil. FPB adalah faktor persekutuan dari dua bilangan yang nilainya paling besar (Indriayatuti, 2008 : 22). Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai permasalahan yang penyelesaiannya menggunakan teori KPK. Ciri dari permasalahan tersebut adalah bermula dari hal/kesempatan yang sama dan ditanyakan hal/kesempatan yang sama pada waktu/keadaan berikutnya. Ciri dari permasalahan yang penyelesaianyan menggunakan FPB diantaranya adalah menentukan obyek sebanyak-banyaknya yang mendapatjan hasil bagi yang sama.

Posting Komentar

0 Komentar